Jumat, 05 Januari 2018

Rakit yang Romantis

Manusia itu penuh keluh dan kesah.
.
Saat Allah menurunkan hujan. Manusia mengeluh. Basah, becek, kotor, banjir, jemuran susah kering. Repot deh ah!
Saat kemarau panjang melanda. Manusia menggerutu. Ya, Allah. Panas banget, gerah, haus, kulit jadi tambah item, sunburn tau! Susah air, berdebu, bikin sesek nafas. Waah, merana deh.
.
Persis kayak Miss. Miss kan juga manusia. Yah, meskipun sekali kali jadi bidadari tak bersayap (sst, jangan bilang-bilang, ini rahasia)
Miss share curhat bermanfaat ini sekedar buat self reminder ajah.
.
Jadi gini, dulu waktu Miss mau merit. Miss diajak mantan pacar (baca suami) menemui keluarga besarnya di suatu daerah di Banten.
Well, ada sesuatu yang gak bisa Miss lupain. Bukan soal keluarga besarnya yang baik dan ramah. Atau bahasa sunda khas Banten yang bikin kuping Miss langsung merah. Karena saking banyaknya kosa kata ajaib dan dialek khas. Tapi, karena sebuah sungai.
.
Apa specialnya tuh sungai?
.
Sungainya gak spesial, tapi rakit yang ada disungai itu yang very special. Miss sempet bengong. Moment jangkrik gitu deh. Waktu diminta naik rakit itu untuk menyebrang sungai. Secara, Miss kan gak bisa berenang. Gak Phobia sih, Cuma ngeri aja.
.
Rakit dari bambu, lebar 1 meter dan panjang 10 meter kali ada, mengangkut 5 motor dan 10 orang penumpang. Rakitnya ditarik dua orang pemuda, remaja tepatnya. Mereka berpegangan pada tali yang terikat di kedua sisi sungai. Rakit begerak pelan sekali. Air sungai lumayan deras, terlihat dari riak disepanjang sungai. Air sungai mulai menggenangi rakit. Perasaan mau tenggelam deh. Sepatu Miss jadi basah. Air sungai naik sebatas mata kaki. Ya Allah, beneran kayak mau tenggelam.
.
Miss dengan panik menggapai bagian belakang motor untuk berpegangan.
.
“Gak apa apa, gak usah takut” mantan pacar Miss menenangkan.
.
Untung aja rakit itu tidak mengubah pendirian Miss tentang rencana pernikahan kami. Haha...
.
Dimulailah obrolan seputar rakit. Dan Mantan pacar Miss itu dengan sabar dan gaya kocak yang khas menjawab semua pertanyaan Miss yang bertubi-tubi.
.
Ini, rakitnya aman?
Emang kuat Menahan beban sebanyak ini?
Gimana kalo terbalik?
Itu yang narik emang dah professional?
Mereka bisa berenang?
Kalo terjadi apa-apa, siapa yang bakal nolong?
Emang gak ada jalan lain ya?
.
Berdasarkan kuis trivia dan sesi tanya jawab seputar rakit itu, tahulah Miss. Kalo ternyata sudah sejak dulu rakit itu menjadi sarana penghubung antara dua desa. Jauh sebelum mantan pacar Miss dilahirkan. Sempet ada kejadian rakitnya terbalik, motor dan penumpangnya nyemplung ke sungai. Sempet juga rakitnya beberapa kali terbawa hanyut karena aliran sungai yang sangat deras.
.
Jika tidak ingin menggunakan rakit itu. Ada jalan alternatif, memutar puluhan kilo. Dengan kondisi jalan setapak, tanah merah dan batu segede gaban berserakan sepanjang jalan. Apa ini yang disebut desa tertinggal?
.
Koq aneh ya, masih ada desa yang tak tersentuh pembangunan. Masa pemerintahnya gak keidean bikin jembatan? Kan ada tuh iklan di TV ngumpulin sumbangan buat bikin jembatan.
.
Serius deh, bahkan setelah menikah pun Miss harus beberapa kali menyebrang menggunakan jasa rakit itu. Perasaan deg-degan yang sama saat pertama kali naik rakit selalu terulang.
.
Ujung-ujungnya keluh kesah. Sengsara amat ya, takut tenggelem, sepatu basah, belum lagi jalan dari pinggir sungai sampai ke batas perkampungan yang nanjak banget. Lengkaplah penderitaanku.
.
Tapi, apalah daya, mendingan naik rakit, dari pada harus muter di jalan butut. Lama, sakit badan pula.
.
Liburan kemarin Miss dan keluarga pergi berlibur kesana. And you know what? Rakitnya udah gak ada. Diganti dengan jembatan beton yang kokoh. Tidak hanya motor, mobilpun bisa melwatinya.
.
Dan kamu tau apa ekspresi Miss saat itu?
.
Yaah, rakitnya gak ada...
.
Emang aneh Manusia itu ya. Dulu aja ngeluh. Giliran dah gak ada, malah ditanyain, sedikit kecewa. Dan yang lucunya lagi, rakit itu jadi terasa indah banget. Kayak romantis gimana gituh. Haha...
.
Pesan moralnya adalah syukuri aja apa yang kita jalani sekarang. Seseorang atau sesuatu itu terasa biasa saja saat kita bersamanya. Tapi kita akan merasa sangat kehilangan saat seseorang atau sesuatu itu tak lagi bersama kita. Ia menjadi sangat berarti. Makanya tunjukkan rasa sayangmu sebelum terlambat. Jiaah, jadi baper. WOY! Miss lagi ngomongin rakit, bukan yang lain.
.
Oh, satu lagi. Nyebrang sungai pake rakit itu ternyata romantis. Wkwkwk..

Lands of hopes, 05-01-2018

Miss Mary


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

aku benci angka 3

WOY! Bisa gak kalo aku hapus setiap angka 3 dikalender? Aku benci tanggal 3. Aku benci angka 3. Sering banget jadi juara 3. Ngenes. Uda...