Manusia itu penuh keluh dan kesah.
.
Saat Allah menurunkan hujan. Manusia mengeluh. Basah, becek,
kotor, banjir, jemuran susah kering. Repot deh ah!
Saat kemarau panjang melanda. Manusia menggerutu. Ya, Allah.
Panas banget, gerah, haus, kulit jadi tambah item, sunburn tau! Susah air,
berdebu, bikin sesek nafas. Waah, merana deh.
.
Persis kayak Miss. Miss kan juga manusia. Yah, meskipun
sekali kali jadi bidadari tak bersayap (sst, jangan bilang-bilang, ini rahasia)
Miss share curhat bermanfaat ini sekedar buat self reminder
ajah.
.
Jadi gini, dulu waktu Miss mau merit. Miss diajak mantan
pacar (baca suami) menemui keluarga besarnya di suatu daerah di Banten.
Well, ada sesuatu yang gak bisa Miss lupain. Bukan soal
keluarga besarnya yang baik dan ramah. Atau bahasa sunda khas Banten yang bikin
kuping Miss langsung merah. Karena saking banyaknya kosa kata ajaib dan dialek
khas. Tapi, karena sebuah sungai.
.
Apa specialnya tuh sungai?
.
Sungainya gak spesial, tapi rakit yang ada disungai itu yang
very special. Miss sempet bengong. Moment jangkrik gitu deh. Waktu diminta naik
rakit itu untuk menyebrang sungai. Secara, Miss kan gak bisa berenang. Gak
Phobia sih, Cuma ngeri aja.
.
Rakit dari bambu, lebar 1 meter dan panjang 10 meter kali
ada, mengangkut 5 motor dan 10 orang penumpang. Rakitnya ditarik dua orang
pemuda, remaja tepatnya. Mereka berpegangan pada tali yang terikat di kedua
sisi sungai. Rakit begerak pelan sekali. Air sungai lumayan deras, terlihat
dari riak disepanjang sungai. Air sungai mulai menggenangi rakit. Perasaan mau
tenggelam deh. Sepatu Miss jadi basah. Air sungai naik sebatas mata kaki. Ya
Allah, beneran kayak mau tenggelam.
.
Miss dengan panik menggapai bagian belakang motor untuk
berpegangan.
.
“Gak apa apa, gak usah takut” mantan pacar Miss menenangkan.
.
Untung aja rakit itu tidak mengubah pendirian Miss tentang
rencana pernikahan kami. Haha...
.
Dimulailah obrolan seputar rakit. Dan Mantan pacar Miss itu
dengan sabar dan gaya kocak yang khas menjawab semua pertanyaan Miss yang
bertubi-tubi.
.
Ini, rakitnya aman?
Emang kuat Menahan beban sebanyak ini?
Gimana kalo terbalik?
Itu yang narik emang dah professional?
Mereka bisa berenang?
Kalo terjadi apa-apa, siapa yang bakal nolong?
Emang gak ada jalan lain ya?
.
Berdasarkan kuis trivia dan sesi tanya jawab seputar rakit
itu, tahulah Miss. Kalo ternyata sudah sejak dulu rakit itu menjadi sarana
penghubung antara dua desa. Jauh sebelum mantan pacar Miss dilahirkan. Sempet
ada kejadian rakitnya terbalik, motor dan penumpangnya nyemplung ke sungai.
Sempet juga rakitnya beberapa kali terbawa hanyut karena aliran sungai yang
sangat deras.
.
Jika tidak ingin menggunakan rakit itu. Ada jalan
alternatif, memutar puluhan kilo. Dengan kondisi jalan setapak, tanah merah dan
batu segede gaban berserakan sepanjang jalan. Apa ini yang disebut desa
tertinggal?
.
Koq aneh ya, masih ada desa yang tak tersentuh pembangunan.
Masa pemerintahnya gak keidean bikin jembatan? Kan ada tuh iklan di TV
ngumpulin sumbangan buat bikin jembatan.
.
Serius deh, bahkan setelah menikah pun Miss harus beberapa
kali menyebrang menggunakan jasa rakit itu. Perasaan deg-degan yang sama saat
pertama kali naik rakit selalu terulang.
.
Ujung-ujungnya keluh kesah. Sengsara amat ya, takut
tenggelem, sepatu basah, belum lagi jalan dari pinggir sungai sampai ke batas
perkampungan yang nanjak banget. Lengkaplah penderitaanku.
.
Tapi, apalah daya, mendingan naik rakit, dari pada harus
muter di jalan butut. Lama, sakit badan pula.
.
Liburan kemarin Miss dan keluarga pergi berlibur kesana. And
you know what? Rakitnya udah gak ada. Diganti dengan jembatan beton yang kokoh.
Tidak hanya motor, mobilpun bisa melwatinya.
.
Dan kamu tau apa ekspresi Miss saat itu?
.
Yaah, rakitnya gak ada...
.
Emang aneh Manusia itu ya. Dulu aja ngeluh. Giliran dah gak
ada, malah ditanyain, sedikit kecewa. Dan yang lucunya lagi, rakit itu jadi
terasa indah banget. Kayak romantis gimana gituh. Haha...
.
Pesan moralnya adalah syukuri aja apa yang kita jalani
sekarang. Seseorang atau sesuatu itu terasa biasa saja saat kita bersamanya.
Tapi kita akan merasa sangat kehilangan saat seseorang atau sesuatu itu tak
lagi bersama kita. Ia menjadi sangat berarti. Makanya tunjukkan rasa sayangmu
sebelum terlambat. Jiaah, jadi baper. WOY! Miss lagi ngomongin rakit, bukan
yang lain.
.
Oh, satu lagi. Nyebrang sungai pake rakit itu ternyata
romantis. Wkwkwk..
Lands of hopes, 05-01-2018
Miss Mary
Tidak ada komentar:
Posting Komentar