Senin, 25 Desember 2017

💕LIke Mother, Like Daughters 👩👧 (Edisi Teteh)

Teteh Alifa
Teteh, begitu Miss memanggilnya. Buah cinta kami. Titipan dari Ilahi.


Sejak bayi Miss timang, peluk dan cium. Tak pernah jemu, tak pernah puas.
Tapi sekarang, udah jarang Miss lakuin.
Bukan apa apa. Udah gede. Suka protes kalo emak nya cium-cium or peluk-peluk.
"Emangnya Teteh dede bayi," gitu katanya.

'Timang-timang anakku sayang...'
Itu sih lagunya mas Anang. Kalo buat Miss, impossible! Berat Teteh udah 35 kilo. Bisa pingsan miss, hehe..

Kata orang, wajah teteh mirip Miss.
Foto kopian. Copy Paste. Bagai pinang dibelah dua. Persis.
Teteh punya mata nya Miss. Bentuk matanya. Dan sinar matanya.
Teteh juga punya alis Miss. Hitam legam menyatu. Rapi terbentuk. Miss jamin Teteh gak akan pernah aplikasiin pensil alis. Sama kayak ibunya.

Selain kesamaan fisik, Teteh juga punya karakter yang plek banget sama Miss.
sebelas dua belas, kata my hubby.
hmm, berarti miss childish donk, haha..
Kadang-kadang sifat kekanak-kanakan memang dibutuhkan untuk membuat hidup lebih berwarna, eeaaa.

Ih, serius!
Teteh itu udah keliatan mewarisi lingustic intelligent dari ibunya.
Kecerdasan bahasa. Kayak Given talent getoh!
Saat usia 1 tahun, teteh udah bisa melafalkan 2-3 suku kata dengan mudah. Huruf 'R' dilafalkannya dengan jelas. Gak ada tuh fase cadel.
Saat usianya 3 tahun, teteh sudah bisa melafalkan huruf hijaiyah dengan benar. Huruf 'Kha' keluar dari pangkal tenggorokan. 'Sya' besar desisnya pas. 'Jim' dan 'Zay' jelas bedanya.
Kosakata sederhana dalam bahasa Inggris pun dia lafalkan dengan enteng-enteng aja.
Teteh bisa pronounce it well. 'Si Monkey temennya Turtle ya bu?', celoteh Teteh kecil.

Pun, dengan hobby miss menyanyi. Teteh juga suka menyanyi.
Sekarang Miss kalo nyanyi duet maut sama Teteh. Banyak lagu yang Miss suka, Teteh juga suka.
Lagu bahasa Indonesia. Dan lagu bahasa Inggris.
Meskipun teteh belum ngerti arti dan maksud liriknya.
Teteh bisa melafalkannya dengan baik. Kalo ada kata yang menurut Teteh agak susah, langsung confirm ke ibunya. 'Apa tadi, bu?', 'Gimana cara bacanya?' Kasih tau sekali. Done! Teteh langsung bisa deh.

Dan sekarang, Teteh ikut-ikutan ibunya hobi baca buku. Liburan ini, lihat ibunya bawa Novel Tere Liye hadiah dari my beloved students XII Acounting. Teteh gak mau ketinggalan, bawa buku juga. Komik anak muslim. Judulnya Alief Goes to Pesantren. Kalo ini dapet minjem dari umi nya Aa Syafiq. Bukunya dibawa liburan ya umii..hehe..

Nah, Miss sih berharap bakat dan minat Miss dalam menulis segera jadi tauladan buat Teteh. Harus Miss latih, kasih stimulus. Kalo Miss kan udah telat banget inih, baru sadar punya hiddent talent sekarang. Coba kalo dari dulu, Miss udah jadi penulis terkenal. haha... ngarep dot com.

By the way alias btw, ngomongin stimulus. Wajar ajah sih, Teteh itu talkative kayak Miss. Udah mah bawaan gen. Sejak ada didalam perut, Teteh diajak ngobrol terus sama Miss, dengerin Miss ngaji, ikut ngajar pula. Ampe bulan ke-9, masih ikut naik turun tangga di gedung pembelajaran, keluar masuk kelas, ngajar Englih club. Pasti Teteh udah punya word bank . Kumpulan kosa kata. Gak aneh, setelah brojol, cepet pinter.

Terus, kenapa sih Teteh sama Miss bisa mirip? Like Mother, Like Daughters.
Untuk penjelasan ilmiah ala ilmu biologi, genetik and so on and so far, Miss angkat tangan.
Tapi, kalo dari artikel yang pernah Miss baca. Anak itu mewarisi 75% kecerdasan dari ibunya, berarti hanya 25% dari ayahnya.
Itulah mengapa ada hadits Nabi tentang hormati ibumu, lalu ibumu, lalu ibumu, lalu ayahmu. 3:1. Tiga berbanding satu. For further info tentang warisan kecerdasan dari ibu ke anak, kamu tanya mbah google ajah ya sendiri. wkwkwk..happy googling!

-----
Lands of hopes, 25122017

Miss Mary








Tidak ada komentar:

Posting Komentar

aku benci angka 3

WOY! Bisa gak kalo aku hapus setiap angka 3 dikalender? Aku benci tanggal 3. Aku benci angka 3. Sering banget jadi juara 3. Ngenes. Uda...